Memilih Deodoran yang Tepat

Deodoran

Merasa keringat berlebih utamanya pada ketiak? Hati-hati, ini salah satu penyebab bau badan terlebih kalau sudah tercampur bakteri! Akan kondisi ini, Anda tidak perlu cemas karena ada banyak deodoran yang bakal mengurangi produksi keluarnya keringan & menghambat pertumbuhan bakteri pada ketiak.

Hanya saja, tidak semua deodoran yang digunakan aman. Beberapa deodoran yang dipasarkan terkadang justru

  • menghitamkan ketiak
  • membuat kuning pakaian utamanya daerah ketiak
  • membuat iritasi
  • dll

So, ketelitian Anda sangat diperlukan saat membeli deodoran! Berikut rahasia sukses dalam memilih deodoran:

Alkohol rendah

Alkohol, salah satu zat yang dimasukkan dalam deodoran karena fungsinya yang dapat menghambat pertumbuhan kuman penyebab bau badan. Kendati demikian, alkohol yang terlau tinggi dapat membuat kulit ketiak menjadi gatal dan kering. Jadi, cek dahulu kadar alkohol dalam komposisi sebelum beli apalagi pakai deodoran.

Merek terpercaya

Jelas kalau deodoran yang bermerek akan lebih mahal dibanding deodoran yang tidak bermerek. Kendati demikian, tetap pertimbangkan deodoran yang bermerek. Dibalik harganya yang mahal, biasanya kualitasnya terjamin. Dengan kata lain, masalah keringat berlebih hingga bau badan dapat diatasi dengan maksimal karena bahan yang digunakan bagus.

Parfum nothing

“Sambil menyelam minum air”, pribahasa inilah yang tepat bagi mereka yang tertarik membeli deodoran mengandung parfum. Berharap agar keringat di ketiak berkurang serta menjadi wangi setelah menggunakan deodoran. Hanya saja, deodoran yang mengandung parfum dapat menyebabkan alergi utamanya bagi yang memiliki kulit sensitif.



Izin BPOM dikantongi

Semua deodoran sebelum beredar harus terlebih dahulu mengantongi izin dari BPOM. Ini diharapkan agar masyarakat dapat dengan aman menggunakan deodoran. So, deodoran yang ada dipasaran tidak ada izin BPOM, patut singkirkan dari daftar pembelian! Namun hati-hati, ada pula beberapa produsen yang nakal dengan menggunakan izin palsu. Untuk kebenarannya, cek langsung di situs resmi BPOM.

 

Deodoran Roll-on atau Bedak?

deodoran roll-on atau bedak

 

No. Pertanyaan Roll-on Bedak
1. Bagaimana daya tahannya? Lebih singkat Lebih lama
2. Bagaimana pemakaiannya? Lebih praktis Cukup ribet (bisa buat bersin)
3. Bagaimana pembuatan noda pada baju? Bisa membuat kuning baju Tidak membuat kuning baju
4. Bagaimana efek penghentian bau? Cukup lama, bahkan bisa membuat lebih bau ketiak jika sekali tidak digunakan Bau badan bisa sembuh kalau digunakan rutin

 

Bagaimana menggunakan deodoran roll-on dan gel agar tidak membuat baju kuning? Entah karena telat waktu ataupun tidak sabar, sebagian orang langsung memakai baju setelah menggunakan dedoran roll-on atau gel. Padahal, ketiak yang basih basah kemudian dilekatkan ke baju bakal membuat deodoran menempel dan menguning. Untuk itu, biarkan kering dahulu deodoran roll-on atau gel pada ketiak, baru kemudian memakai baju.



Kelemahan masing-masing jenis deodoran:

deodoran roll on, bedak, or sray

 

Roll-on Bedak Spray
  • Dapat membuat baju kuning
  • Dapat bertambah bau badan jika tidak dipakai
  • Dapat bersin dan terasa sesak saat dipakai
  • Mudah hilang efeknya dan harus terus disemprotkan

*Jadi, pikirkan untuk mengatasi bau badan sekarang juga!

 

Semoga info di atas bisa membantu Anda sekalian dalam mendapatkan deodoran yang tepat!

Kalo ada yang kurang jelas atau ingin konsultasi, silakan tinggalkan komentar di bawah.

 

Permohonan dari penulis:

Halo! Jika Anda merasa informasi diatas bermanfaat, tolong bantu di Like atau di Share ya 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sauna, Manfaat dan Resikonya

Sauna, mandi dengan uap panas dalam suatu ruangan khusus. Ruangan khusus ini biasanya disediakan oleh ...