Mencegah Osteoporosis

Osteoporosis adalah kerapuhan tulang yang disebabkan karena masa tulang rendah dan penurunan mikro arsitektur tulang dan kualitas jaringan tulang. Pada umumnya, ganguan kesehatan ini biasanya di alami baik oleh pria maupun wanita di atas usia 50 tahunan. Namun ini bukan berarti bahwa para generasi muda tidak harus menghawatirkan masalah yang satu ini.

Secara umum osteoporosis dibagi menjadi tiga jenis, yaitu osteoporosis primer (postmenopausal), sekunder dan anak (juvenile idiopatik).

  • Primer
  • Sekunder
  • Anak
Osteoporosis primer terjadi pada wanita setelah menopause (antara usia 51-57 tahun). Penyebab utamanya adalah kekurangan estrogen yang berfungsi membantu mengatur pengangkutan kalsium ke tulang.

Osteoporosis a

Osteoporosis sekunder disebabkan oleh penyakit, seperti gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal dan kebiasaan buruk, seperti merokok, kurang gerak, minum alkohol, dan mengkonsumi minuman yang mengandung banyak kafein.

Osteoporosis b

Osteoporosis anak merupakan penyakit yang cukup unik karena tidak diketahui penyebabnya. Penderita dari kerapuhan tulang ini bisa anak-anak atau pun remaja yang pada umumnya memiliki kadar hormon dan vitamin yang normal.

Osteoporosis c

Gejala dari osteoporosis ini sendiri adalah rasa nyeri yang biasanya terjadi pada tulang panggul, tulang belakang, dan tulang-tulang persendian.

Lantas, bagaimana mencegah penyakit tulang ini? Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah osteoporosis, seperti:

Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak kalsium

Almond, kacang-kacangan, asparagus, ikan salmon, gandum utuh, dan ikan sarden adalah beberapa makanan sehat yang mengandung banyak kalsium. Di samping itu, Anda juga boleh mengkonsumsi suplemen yang mengandung kalsium jika dibutuhkan. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin melakukan hal ini, agar mendapatkan suplemen yang tepat.

Berjemur di pagi hari

Vitamin D sangat berkaitan erat dengan tulang karena vitamin ini berfungsi untuk menstimulasi penyerapan kalsium pada tulang sehingga tulang tetap padat. Untuk itu, guna memaksimalkan kinerja vitamin D di dalam tubuh, berjemur di pagi hari selama 10-15 menit sangat dianjurkan.



Berhenti merokok dan hindari kopi serta minum beralkohol

Seperti yang telah disebutkan di atas, kebiasaan buruk dapat memicu kerapuhan tulang cepat atau lambat. Oleh sebab itu, berhentilah merokok dan hindari kopi serta minuman beralkohol.

Berolahraga secara teratur

Seperti yang telah Anda ketahui, olahraga sangat berguna untuk menjaga kebugaran tubuh dan melatih syaraf dan otot. Untuk itu, guna menjaga kepadatan dan massa tulang, berolahragalah secara teratur. Anda bisa bersepeda, bermain sepakbola, latihan angkat beban, jogging, dan lain sebagainya.

Minum teh hijau

Ganti minuman bersoda Anda dengan teh hijau. Mengapa? Softdrink mengandung asam yang dapat mengurangi kepadatan tulang. Sedangkan teh hijau berfungsi untuk memadatkan dan menjaga kepadatan tulang. Di dalam Journal of American College of Nutrition ditunjukan sebuah hasil penelitian yang menjelaskan bahwa perempuan berusia 78-80 tahun yang minum teh secara teratur memiliki kepadatan tulang yang lebih baik dari pada perempuan yang tidak minum teh.



Jangan lupakan juga untuk menjaga berat badan Anda. Sadari bahwa obesitas kerat kaitan dengan osteoporosis. Hal ini disebabkan karena tulang harus bekerja dua kali lebih berat saat kelebihan berat badan. Kondisi ini akan mengikis kepadatan tulang dan pada akhirnya menyebabkan osteoporosis.

Permohonan dari penulis:
Halo! Jika Anda merasa informasi diatas bermanfaat, tolong bantu di Like atau di Share ya.
Kalo Like nya udah sampe 100, saya akan bagikan info terbaru tentang bagaimana cara merawat tulang agar tetap sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Resiko Tindik Bagian Tubuh

Kelakuan anak muda zaman sekarang memang cukup aneh dan beresiko. Hal ini mereka lakukan guna ...