Pap Smear

pap smearPap smear atau Papanicolau test merupakan metode screening, tes, atau teknik pengujian untuk mendeteksi kanker mulut rahim atau serviks (organ yang menghubungkan uterus dengan vagina) pada wanita.

Metode ini pertama kali dicetuskan oleh Georgious Papnikolaou seorang doktor asal Yunani yang lahir pada tahun 1883 dan menghembuskan nafas terakhirnya pada tahun 1962 tepatnya ia berumur 78 tahun.

Mengapa tes ini harus dilakukan? Tidak lain alasannya untuk melakukan penanganan sejak dini.

Dengan adanya Pap smear, tentunya kanver serviks bisa diketahui, dicegah, bahkan ditangani sejak dini saat masih stadium awal sebelum terlampau parah. Dengan kata lain, semakin awal diketahui akan semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

Mungkin dari sebagian Anda ada yang bertanya-tanya, apakah Pap smear boleh dilakukan oleh para remaja atau orang yang belum menikah? Tentu saja tidak. Hal ini dikarenakan pemeriksaan Pap smear yang memasukkan alat deteksi ke dalam rongga vagina.

Wanita hamil dan wanita yang mengkonsumsi pil KB tidak dianjurkan untuk Pap smear.

So, siapa saja orang yang diwajibkan dan kapan harus dilakukan Pap smear?

Wanita yang telah menikahWanita yang telah menikah

Wanita yang telah berhubungan seksual secara aktif, terlebih sering berganti-ganti pasangan besar kemungkinan akan mengalami kanker mulut rahim. Untuk wanita yang telah menikah dan berumur 21 – 29 tahun disarankan untuk melakukan Pap smear sebanyak 2 tahun sekali.

Dengan catatan, tes ini boleh dilakukan 3 tahun setelah berhubungan badan secara aktif pertama kali.

 

Wanita yang berumur di atas 30 tahunWanita yang berumur di atas 30 tahun

Menurut penelitian, wanita yang berumur di atas 30 tahun lebih beresiko terkena kanker mulut rahim. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan tes Pap smear sebanyak satu tahun sekali atau 2 – 3 tahun sekali (jika hasil tes Pap smear negatif 3 kali berturut-turut).

 



Sebelum Anda melakukan Pap smear, sebaiknya pertimbangkan hal-hal berikut:

  • Usahakan tidak melakukan hubungan badan 2 hari sebelum melakukan tes
  • Usahakan tidak menggunakan krim atau obat-obatan untuk vagina
  • Pastikan tidak dalam sedang menstruasi karena akan menyulitkan pemeriksaan
  • Pastikan tidak minum obat antibiotik sebelum melakukan tes
Pada stadium awal memang kanker serviks tidak memberikan gejala-gejala yang mencolok. Kalau pun timbul, mungkin hanya sebatas keputihan yang tidak wajar. Jika berkelanjutan, kanker serviks  akan muncul gejala yang lebih menonjol.

  • Sakit pada area kewanitaan
  • Pendarahan di luar siklus haid, sesudah menopause, atau sesudah berhubungan
  • Nyeri buang air kecil
  • Cepat lelah
  • Nyeri daerah panggul

Dimana tempat untuk melakukan Pap smear?

  • Bidan
  • Puskesmas
  • Rumah sakit
  • Dokter spesialis kandungan
  • Klinik laboratorium

Dimana pun tempat yang Anda pilih, pastikan tempat pemeriksaan tersebut telah terpercaya dan berpengalaman di bidangnya.

Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan Pap smear? Tentunya bervariasi. Jika di puskesmas atau rumah sakit yang mendapatkan subsidi dari pemerintah umumnya lebih murah kurang lebih sekitar Rp 50.000 – 75.000 sedangkan jika di bidan, dokter spesialis kandungan, atau klinik laboratorium lebih kurang sekitar Rp 300.000 – Rp 350.000.



Melakukan pencegahan tentunya akan lebih baik daripada melakukan pengobatan, bukan? Selain rutin melakukan tes Pap smear, Anda pun bisa menghindari hal berikut guna mencegah bersarangnya kanker serviks.

Berganti-ganti pasangan seksualBerganti-ganti pasangan seksual. Seringnya ganti-ganti pasangan menjadi pemicu terbesar munculnya kanker serviks, terlebih pasangannya memiliki virus HPV.

 

Berhubungan seksual pada usia mudaBerhubungan seksual pada usia muda (< 17 tahun). Menurut penelitian, wanita usia muda yang berhubungan seksual secara aktif memiliki resiko terkenal kanker serviks lebih tinggi.

 

merokokMerokok. Apakah Anda wanita perokok? Sebaiknya hindari gaya hidup ini. Selain bisa merusak jantung, paru-paru, dan ginjal, rokok juga bisa menimbulkan kanker mulut rahim yang bisa membuat Anda mengalami kemandulan bahkan kematian.

 

Permohonan dari penulis:

Halo! Jika Anda merasa informasi diatas bermanfaat, tolong bantu di Like atau di Share ya

Kalo Like nya udah sampe 100, saya akan bagikan info terbaru tentang perawatan yang tepat untuk miss V.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Resiko Tindik Bagian Tubuh

Kelakuan anak muda zaman sekarang memang cukup aneh dan beresiko. Hal ini mereka lakukan guna ...