Tips Mencegah Gigi Berlubang

gigi berlubangGigi yang bersih, kuat, dan indah merupakan impian bagi setiap orang. Namun, banyak sekali masalah-masalah gigi yang kerap kali dihadapi dan dapat mengurangi estetika dan kesehatan gigi.  Gigi berlubang adalah salah satu masalah gigi yang sering dihadapi oleh sejumlah orang di Indonesia.

Tahukah Anda bahwa masalah pada gigi, contohnya gigi berlubang, dapat membawa dampak buruk pada sistem saraf di seluruh tubuh? Untuk itu, perhatikan lagi kesehatan gigi Anda dan ikuti tips di bawah ini agar tercegah dari gigi berlubang:

 

Rajin menyikat gigi

sikat gigi2Terkadang, sebagian orang mengabaikan pentingnya menyikat gigi dua kali sehari, yakni di pagi dan malam hari. Rajin menyikat gigi adalah langkah awal untuk menghindari masalah gigi, khususnya gigi berlubang. Sebab, jika tidak menyikat gigi dengan benar dan teratur, sisa makanan yang menempel pada sela gigi dapat merusak struktur gigi dan mengakibatkan keropos. Untuk itu, biasakanlah untuk menyikat gigi dengan teratur mulai dari sekarang.

 

Hilangkan plak gigi dengan tuntas

Sikat gigi biasa tidak mampu menjangkau ke dalam sela-sela gigi untuk mengangkat makanan yang menempel. Alhasil, ini akan mengakibatkan karang gigi atau plak. Selain membuat gigi Anda jadi tidak indah, ini juga membahayakan gusi dan mengakibatkan iritasi. Juga, karang gigi akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Untuk itu, tuntaskan plak gigi dengan dua alat berikut:

 

  • Dental floss
  • Obat kumur
dental flossDental floss adalah alat pembersih gigi berupa benang yang dapat membersihkan makanan pada sela-sela gigi dan plak yang mengganggu. Yang harus dilakukan adalah menyelipkan floss tersebut ke sela gigi di bawah gusi, lalu gesekkan ke kanan dan kiri. Metode ini juga dapat mengurangi risiko gusi bengkak.
obat kumurAnda juga dapat menggunakan obat kumur untuk menghilangkan plak dan sisa-sisa makanan yang menempel di gigi. Pada umumnya, obat kumur digunakan setelah gosok gigi. Ini ditujukan agar bisa langsung membersihkan sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkan oleh sikat gigi biasa.

Sebagai alternatif, Anda dianjurkan untuk konsultasi langsung ke dokter gigi untuk pembersihan plak yang lebih optimal.


Memilih pasta gigi yang mengandung fluoride

Ganti pasta gigi Anda dengan yang mengandung fluoride. Kandungan ini dipercaya dapat mengurangi risiko kekeroposan pada gigi akibat konsumsi makanan manis atau bertekstur keras yang berlebih. Senyawa ini akan menjaga struktur gigi yang kuat.  Pilih pasta gigi yang kandungan fluoride-nya  sesuai dan dianjurkan oleh dokter gigi. Anda dapat mendiskusikannya dengan dokter gigi Anda agar dapat memilih produk pasta gigi ber-fluoride yang tepat.

Memperbanyak makan makanan berserat

Makanan yang mengandung serat sangat baik untuk mencegah sakit gigi dan menyehatkan gusi karena  dapat membantu membersihkan plak gigi yang berasal dari sisa-sisa makanan yang tidak dapat dijangkau dengan sikat gigi biasa. Apa saja makanan berserat yang dimaksud?

Kacang-kacangan
  • Buncis
  • Kacang mete
  • Kacang almond
  • Kacang polong
Buah-buahan
  • Pisang
  • Apel
  • Jeruk
  • Pepaya
  • Beri
  • Alpukat
Sayuran
  • Seledri
  • Bayam
  • Kembang kol
  • Brokoli
  • Labu
  • Lobak

Menghindari makanan yang dapat merusak gigi

Tentunya siapapun perlu menghindari atau mengurangi makan makanan perusak gigi yang pada akhirnya dapat mengakibatkan gigi berlubang, seperti:

  1. Makanan/minuman panas dicampur makanan/minuman dingin atau sebailknya
  2. Coklat
  3. Permen
  4. Susu, yogurt, dan keju
  5. Minuman energi dan jus
  6. Minuman bersoda
  7. Minuman berkafein dan alkohol

Mengunyah permen karet

permen karetTerdapat permen karet berbahan khusus yang mampu mencegah dan meminimalkan risiko gigi berlubang. Bahan yang dimaksud adalah Xylitol, yakni sebagai pengganti dari sukrosa. Mengunyah permen karet juga membantu membersihkan kotoran-kotoran dan sisa makanan pada gigi. Anda disarankan untuk mengunyah permen karet setelah makan. Sebagai tambahan, Xylitol juga mampu menghalangi tumbuhnya bakteri yang dapat mengakibatkan gigi berlubang.


 

Jangan abaikan ke dokter gigi secara rutin!

Anggapan tentang melakukan kunjungan ke dokter gigi untuk pemeriksaan yang intensif itu tidak penting adalah suatu kesalahan besar. Periksa ke dokter secara rutin harus dilakukan sedini mungkin. Jangan abaikan hal ini karena meskipun Anda telah melakukan perawatan gigi sendiri secara teratur, bisa saja ada masalah gigi yang tidak terlihat dan terasa.

Idealnya, Anda harus melakukan kunjungan ke dokter gigi tiga kali dalam setahun atau 1 kali selama 4 bulan. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, Anda akan terhindar dari masalah & penyakit gigi karena dokter akan memeriksa dan menyarankan perawatan khusus jika ada masalah.

Permohonan dari penulis:

Halo! Jika Anda merasa informasi diatas bermanfaat, tolong bantu di Like atau di Share ya
Kalo Like nya udah sampe 100, saya akan bagikan info terbaru tentang mencegah masalah pada gigi dan mulut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pilih-Pilih Bulu Mata Palsu

Penampilan menjadi nomor satu bagi para wanita, utamanya dalam hal penampilan wajah. Para wanita ingin ...